**** Saat malam sudah sangat larut, Danen masih duduk di atas singgah sananya. Matanya fokus dengan komputer miliknya. Ternyata Agra tak hanya memberi bukti p*********n yang dilakukan Chandra namun juga beberapa bukti tentang bobroknya perusahaan Wijaya property yang didirikan keduanya. Bahkan dalam dokumen tersebut juga menunjukkan bahwa dari tender Qatar, sepertiga uang yang seharusnya untuk pembangunan masuk ke dalam rekening pribadi Jivar. Tak hanya itu, karyawan belum digaji selama dua bulan. Sedangkan Jivar terus saja berlibur ke tempat mewah dengan biaya yang fantastis.Tak hanya itu semua hal yang dipublikasikan hanya kebohongan belaka dan jika ada karyawan yang membocorkan maka nyawa adalah taruhannya. Danen tak bisa hanya diam saja, apalagi Aludra hampir keguguran karena ulah ay

