*** Danen hanya menatap datar pada Aludra yang duduk bersila di atas kasur dengan tatapan penuh permohonan. Kedua tangannya memegang lengan Danen dengan sesekali menggoyangkannya. "Hanya sebentar, Danen." Sekali lagi Danen memberi gelengan tegas. "Aku sudah baik baik saja, Danen." "Tidak, Aludra. Bahkan Dokter Charlotte sendiri yang mengatakan kau harus bedrest selama satu minggu. Dan ini masih hari ke tiga. Jangan membuat anakku kesakitan, Aludra. Dan berhenti bersikap keras kepala, apa kau tak ingat dengan kata-kata ku waktu itu?" Aludra menatapnya dengan marah," Ya, dia memang hanya anakmu. Aku hanya menampungnya," Aludra menghempaskan lengan Danen kemudian tubuhnya beralih tidur ke ranjang dengan menutup seluruh tubuhnya dengan selimut. Danen hanya bisa menghela nafasnya. Aludr

