27. M.O.S Perfect

1447 Kata

27. M.O.S Perfect Dhea bergerak tak nyaman. Bukan ini yang dia harapkan. Dia hanya ingin mengobrol saja dengan Sammy, tidak lebih. Menatap tepian meja, Dhea mengaitkan jari-jemarinya di atas pangkuan. Dia dan Sammy sedang berada di sebuah resto taman. Suasananya yang sangat hening membuat Dhea semakin canggung. Sammy, cowok itu tanpa meminta persetujuan. Seenak jidatnya membawa Dhea ke tempat yang diinginkan. Alasannya, laper lah, habis bertanding. Ini lah. Itu lah. Pokoknya Sammy mempunyai seribu alasan untuk membawa Dhea pergi. "Jadi, apa yang mau lo bicarain?" tanya Sammy. Setelah sekian lama dibiarkannya hanya ada keheningan yang menyelimuti meja mereka. Dhea menengadah. Tampak ragu-ragu untuk menatap balik Sammy. Dia merasa begitu memalukan. Pertemuan terakhirnya adalah ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN