34. M.O.S Perfect

1546 Kata

34. M.O.S Perfect Pagi ini, Dhea terbangun karena suara deru motor yang mengganggunya. Baru juga dia keluar balkon untuk meneriaki Dika, sang biang keladi. Karena siapa lagi memangnya yang punya hobi membangunkannya dengan cara seperti itu. Tapi belum sempat mengucap, bibirnya lebih dulu terkatup rapat. Pemandangan di bawah sana, di mana memang ada Dika dan Sammy sedang memanaskan motor. Keduanya tampak sedang bercanda dan tertawa. Sammy di atas motornya, lengkap dengan jaket dan helm yang baru dipakainya. "Hati-hati Sam, lain kali kita main bareng lagi!" seru Dika melepas kepergian Sammy keluar dari gerbang rumah, yang disahuti klakson ramah dari Sammy. Dhea mengernyit mendengar suara Dika yang terdengar sampai ke tempatnya. "Kak Sammy teman Kak Dika?" tanya Dhea pada dirinya send

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN