35. M.O.S Perfect

1781 Kata

35. M.O.S Perfect Dhea mengaduh. Bukan karena kepalanya yang terpentok sesuatu tapi lebih karena mengingat tingkahnya tempo lalu. Dia yang nungguin Sammy datang lalu dia yang seenaknya meninggalkan. Lucu sekali. Dhea lupa, Sammy mungkin melakukan hobi yang acapkali melukai itu karena suatu alasan. Dan Dhea menutup mata akan hal itu. Menerima mentah-mentah apa yang baru diterimanya. Kini, dia menyesal sendiri. Sudah berani penasaran dan kepo tingkat lanjut. Giliran apa yang diketahuinya sama persis dengan apa yang dipikirkan. Dhea justru menjauh, melangkah perlahan untuk meninggalkan. "b**o, b**o!" Dhea mengumpat lirih. Beberapa kali dia mengepalkan tangannya dan memukulnya pelan ke atas meja. "Lo kenapa sih?" Maya yang sedari tadi hanya memperhatikan akhirnya bertanya juga. Dhea

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN