Entah sudah berapa jam Sea berada di closet room Calvin dengan para fashion stylist serta makeup artist kenamaan yang tadi Calvin undang ke penthousenya hanya untuk mendandani seorang Josefina Sea Marioline. "Nah, coba lihatlah wanita dihadapanmu." Bisik Jia—seorang makeup artist yang sedari tadi merias wajah Sea. Dengan perlahan, Sea membuka kelopak matanya. Membuatnya saling bertatapan dengan pantulan dirinya. "Wah," Sea berdecak kagum sendiri. Hanya dengan sebuah riasan sederhana, seorang Sea dengan wajah sayu berubah menjadi wanita berwajah segar dan tidak ada kulit wajah kusam lagi seperti kemarin-kemarin di wajahnya. Bahkan riasan wajah dari para temannya di rumah bordil untuk melayani para tamu lelaki hidung belang, benar-benar tidak sebanding dengan riasan wajah Sea kali ini.

