Sudah sebulan semenjak kejadian dirumah sakbit itu membuat mereka semua jadi tampak dekat. Mereka selalu berkumpul bersama sekedar untuk mengobrol saja. "Gimana kalo kita nanti sore main basket?" Usul rama, cecil dan kak zaky pun diam "Boleh tuh" kata mereka kcuali cecil dan kak zaky "Yaudah jam 4 ya ketemuan di lapangan basket deket rumah gua" jata rafa, mereka semua mengangguk. "Kita boleh ikut ya?" Tanya mika tiba tiba, mereka semua hanya memandang mika dengan datar lalu mengangguk. "Makasih" kata ina dan mika bersamaan. Mereka semua berkumpul di lapangan dekat rumah rafa. Semuanya tampak semangat kecuali cecil dan kak zaky. "Kak cecil tanding basket yo satu lawan satu" ajak mika, cecil menggeleng "Gua gak bisa basket" kata cecil datar, mereka semua tampak diam "Gpp kak, ayok d

