Endorse

940 Kata

Zainab dan Kosim berangkat ke Jakarta. Dari rumah, mereka naik taksi online. Sampai stasiun Tegal, Kosim langsung boarding pass. Mereka hanya perlu menunggu sepuluh menit sampai kereta arah Jakarta datang. Dalam perjalanan, Zainab lebih banyak diam. Ia masih merasa berat meninggalkan rumah kontrakan. Meskipun sempit tapi di sana ia punya kegiatan, membuat kue-kue lalu menitipkannya ke toko dan warung terdekat. Hasilnya memang tidak seberapa, tapi bisa membuatnya merasa masih berarti. Sekarang Zainab akan ke Jakarta. Ia yakin, Ayek tidak akan membolehkannya melakukan banyak kegiatan. Pasti anaknya akan menyuruhnya banyak istirahat karena kebutuhan sehari-hari tercukupi. Bayangan itu yang membuatnya kurang gembira mengadakan perjalanan ke sana. Kosim membiarkan Zainab sibuk dengan piki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN