Interisti Sejati

1023 Kata

Malam baru saja menjelang. Kerlip bintang-bintang dan bulan yang mengambang tidak berhasil menenangkan perasaan Mei Hwa. Wajahnya muram. Hatinya gelisah. Pikirannya tidak keruan. Semua gara-gara Ayek yang tidak pernah menerima telepon darinya. Pada awalnya Mei Hwa menduga Ayek sedang sibuk. Kekasihnya itu sedang banyak pekerjaan, menjelang rilis album perdana. Ia pun berusaha memaklumi. Lama-lama Mei Hwa sulit mempertahankan prasangka baik. Kadang ia bertanya dalam hati, sesibuk apakah Ayek sampai tidak sempat merespon panggilan tidak terjawabnya? Tidak adakah waktu barang satu atau dua menit untuk mengklarifikasi kenapa sebelumnya tidak sempat menerima teleponnya? Ia pasti akan mengerti jika kekasihnya itu mengirim pesan 'maaf tadi nggak sempat nerima telepon' atau 'nanti aku telepon

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN