Ke Guci Lagi

899 Kata

Bangun tidur, Mei Hwa langsung meraih ponsel, berharap Ayek membalas pesannya tadi malam, namun pesan tersebut belum terbaca. Last Seen kemarin pukul 18:27. Itu artinya kekasihnya itu belum menyentuh ponsel sejak dari habis maghrib kemarin. Selepas mandi Mei Hwa kembali memeriksa ponselnya. Sama saja, Ayek belum membaca pesannya. Begitu juga selepas sarapan, namun lagi-lagi ia harus menelan ludah. "Kita ke mana nih?" Mei Hwa terkesiap, baru menyadari kehadiran Ahong. "Serius amat!" Ahong duduk di sebelah Mei Hwa. Buru-buru Mei Hwa menutup aplikasi w******p. Ia tidak mau Ahong tahu dirinya sedang menunggu balasan dari Ayek. "Aku pengen ke Guci," ujar Ahong. "Mau ikut enggak?" Mei Hwa mendengus, menatap Ahong sebal. "Emang kalau aku nggak ikut, kamu tahu arah ke sana?" "Tahu!

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN