Di lain sisi, Kyuyeon mengemudikan mobilnya dengan kecepatan gila-gilaan. Membelah jalanan kota Seoul. Tidak mengindahkan caci maki dari pengguna jalan lain yang mengutuk kelakuannya. Matanya menatap tajam jalanan di depannya. Pikirannya berkecamuk tentang Mi Young. Bagaimana kondisi gadis itu sekarang? Ya Tuhan. Jangan biarkan hal buruk terjadi pada gadis itu. Kyuyeon tidak henti-hentinya berdoa. Bayangan wajah gadis itu terus menari-nari di benaknya. Ekspresi tersenyumnya, saat gadis itu merengut, kesal saat Kyuyeon melupakan makan siangnya, maupun ekspresi malu-malunya saat Kyuyeon menggodanya. Dan segala bayangan itu membuat Kyuyeon lagi-lagi merasa tercekik. Lima belas menit kemudian, Kyuyeon sudah berjalan menuju ruangan yang dimaksudkan oleh sang penculik. Seorang pria bertubuh

