Mercy Jadi begini toh, bentuk dan wujud apartemen suamiku. Saat masuk apartemennya, aku disuguhi pemandagan ruang tamu yang simpel dan manis, warnanya dominan putih dan hitam. Di sayap kanan, langsung ada pantry kecil yang berisikan oatmeal, dan buah-buahan. Di balik pantry adalah tempat cuci piring serta rak untuk meletakkan alat makan. Di sisi kiri pantry ada kompor elektrik dan oven tanam. Sangat-sangat tertata dengan apik untuk bagian ini. Sedangkan di sayap kiri apartemennya terdapat 3 pintu yang berjejer. Pintu yang di depan adalah kamar Shawn, pintu kedua dengan jelqs bertengger tulisan bsthroom. Sedangkan pintu terakhir itu pasti adalah kamar Andrew. "Drew," panggilku kepada Andrew. "Tempat ini terawat banget?" "Karena ada..." Belum sempat Andrew menjawab, apalagi menjelaskan

