Aruna mendekati hal yang membuatnya penasaran itu. Sebuah karton petak berwarna merah muda terhubung dengan sebuah tali plastik yang membuatnya menyerupai sebuah kalung tergantung di sebuah sudut di dalam sebuah lemari kaca tepat di perbatasan dapur dan ruang santai. Ketika tiba di depan lemari itu dan memastikan apa yang dilihatnya, Aruna tersenyum geli. Kenangan lalu mengenai benda itu terlintas di dalam ingatan Aruna. Aruna membuka lemari kaca itu dan mengambilnya. “Ini kan papan nama ketika orientasi perkenalan mahasiswa baru Fakultas Kedokteran dulu. Dia masih menyimpannnya dengan baik sampai sekarang.” Aruna tersenyum melihat name tag yang terbuat dari karton itu. Tulisan ‘Kateter’ dengan menggunakan huruf besar tampil dengan jelas di papan nama tu. Aruna membalikkan papan nama it

