Rissa, Yura, Bunda pergi ke butik dulu, ya.” Pamit Alisa dengan terburu-buru. Yura melirik jam dinding yang menempel pada dinding ruang tvnya. “Sore gini, Bunda?” Alisa mengangguk cepat, “Harus cepat selesai soalnya.” “Ada pesanan, Tante?” Tanya Clarissa yang menghentikkan kegiatan menulisnya. “Iya, Sa. Minggu ini juga harus selesai.” “Bunda, karyawan di sana kan banyak. Engga harus sore gini pergi, takut hujan nanti jalanan licin, gelap juga di perjalanan.” Yura tak setuju kalau Alisa harus pergi ke butik sekarang, apalagi melihat cuaca yang mulai gelap. “Sebentar aja kok, Ra. Kamu belajar aja tuh sama Rissa, UAS kalian berapa hari lagi?” Tanya Alisa sambil berjalan menuju rak sepatu dan sandal. Yura berdecak kesal. “Baru juga dua hari, udah ditanya kapan beresnya.” “Yaudah belaja

