Terjawab Sudah

2057 Kata

Sejak tadi Clarissa memutar-mutar ponselnya, berharap layarnya akan menyala karena menerima sebuah panggilan. Tapi, sejak tiga puluh menit yang lalu belum ada tanda-tanda Jefran mencari keberadaannya. Padahal yang ia inginkan tidaklah begitu sulit menurut Clarissa, karena sesibuk apapun mengabari saja tidak akan menyita waktu sampai berjam-jam. Sore yang hampir menjelang malam, Clarissa baru sampai rumah pada pukul setengah enam sore. Terlihat sekali raut bahagia pada wajah Yura, mungkin karena hari ini mereka benar-benar menghabiskan waktu bersama. Giliran Clarissa yang bahagia tapi diam-diam merasakan kecewa dan luka yang bersamaan. Sayangnya, kali ini Clarissa harus berpura-pura dulu di hadapan Yura dan Alisa. Seolah tak terjadi apa-apa. Semenjak kejadian tadi di Kampus, suara wanit

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN