Terjawab Sudah (End)

1055 Kata

Keheningan menyelimuti lorong yang hanya berisikan dua orang yang tidak berhenti menangis dan berdoa. Sambil melafalkan doa-doa, Alisa sesekali menatap pintu kamar yang ia harap segera terbuka. Satu tangan mengusap bahu Alisa secara pelan, sambil membisikan kalimat-kalimat kuat yang justru hanya membuat Alisa semakin menangis. “Tante, sabar ya.” Berkali-kali Alisa mengatur ritme nafasnya agar tidak terasa sesak, berkali-kali juga ia mengusap pipinya yang sudah dibanjiri air mata. Namun semua tidak membuatnya lebih tenang. “Kalau saja Tante enggak ninggalin dia hari ini, enggak akan kaya gini kejadiannya.” Gio lawan bicaranya, berusaha lebih tegar dari Alisa. Semua ini juga karena kesalahannya yang tidak benar-benar menjaga Clarissa, ia terlalu teledor hingga tidak tahu kalau Clarissa

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN