Sudah beberapa hari terakhir menjelang magang nya selesai, Yura jarang sekali mengobrol dengan Clarissa. Karena jadwal mereka yang sering berbenturan, ditambah Clarissa yang seringkali pulang terlambat. Yang ia temui hanya Bunda nya saja, ia rindu sekali menghabiskan waktu dengan Clarissa. Kini yang ia rasakan adalah bosan, jenuh bahkan kesal. Ia seperti orang frustasi, duduk, melamun, diam, kembali lagi ke kamar, menonton tv sebentar, dan mengulang kegiatan itu terus-menerus. Apalagi yang Yura lakukan? Bunda nya seringkali pergi arisan dan kumpul dengan Ibu-ibu komplek, laporan magang nya juga berjalan lancar karena kebaikan dospem yang ia dapatkan. Dilirik nya sudah jam sembilan malam, tapi Clarissa belum juga pulang. Akhirnya Yura memutukan pergi ke kamar untuk mengambil cardigan jug

