Tok...tok... Suara ketukan pintu kamar nya, membuat Clarissa mengalihkan pandangan nya dari setumpuk kertas yang sedang ia corat-soret. “Sebentar..” Kata Clarissa, ia hendak berjalan untuk membuka pintu. Clarissa membuka pintu kamar nya, lalu ia kaget saat melihat siapa yang ada di depan kamar nya. “Mau gangguin lo! Kemaren ketiduran jadi engga sempet lo nya keburu berangkat.” Kata nya sambil melenggang masuk ke dalam kamar Clarissa. Clarissa menaikkan bahu nya, ia memilih untuk menutup pintu nya kembali. “Ngerjain apa lo?” Ia meraih beberapa kertas yang berceceran di atas kasur. “Biasa.” “Engga usah terlalu rajin. Lo tuh enak dapet dospem nya gebetan lo sendiri.” Ucapan Yura yang menohok itu, membuat Clarissa kaget. “Ra? Apaan sih?” Clarissa tidak nyaman dengan ucapan Yura. Y

