Clarissa menghela napasnya, ia terus-menerus memperhatikan dirinya di depan cermin. Pakaian yang ia kenakan hari ini adalah pemberian Jefran kemarin. Ia masih belum menyangka dengan hari ini, pun dengan beberapa kejadian di hari kemarin. Jefran membawanya pergi ke sebuah Mall kemarin. Saat itu, Jefran membawanya pada sebuah toko perhiasan yang Clarissa tahu ia tak pernah mendatanginya, kalau kata Yura sih uang yang kita belikan perhiasan disitu bisa untuk makan satu tahun. Clarissa sempat terkekeh sendiri jika pikiran melayang pada kejadian saat Yura mengatakannya. Kepalanya benar-benar tak bisa melupakan kejadian itu. “Kamu mau yang mana?” Saat Jefran menanyakan pilihan Clarissa. Tapi, karena Clarissa kesulitan memilih ia hanya mengglengkan kepalanya lemah. “Aku engga tau, Mas. Semua

