Sudah setengah jam yang lalu, Jefran terduduk sendirian di Cafe. Malam ini, ia memang ada janji dengan sahabat karibnya, Gio. Tapi, sudah setelat ini Gio belum juga menampakkan diri di hadapannya. Sengaja sebenarnya Jefran melakukan ini, karena jika dipikir-pikir ia sudah lama tak mengobrol banyak dengan Gio. Bukan karena kehadiran Clarissa yang membuat fokusnya hilang terhadap Gio, tapi memang Gio sendiripun yang ia rasa menjauh dari Jefran. Ia sudah celingukan beberapa kali, bahkan sampai berjalan bolak-balik keluar pintu masuk untuk menunggu kedatangan Gio. Salah nya memang tak menghubungi Gio lagi apakah ia bisa hari ini atau tidak, jadilah seperti ini ia menunggu tanpa kepastian. Jefran merogoh saku celana nya, lalu mengambil ponsel nya. Baru saja ia hendak menempelkan benda pipih

