Mengganti Nama Kuda

1111 Kata

“Kakak yang tak pernah mengharapkanku dan seorang Ibu yang tega menertawaiku, akhirnya menangkap basah kami di sini!” keluh Alma, ditujukan tidak lain tidak bukan untuk Dennis dan Inge.  “Ternyata dia menyusul Ibu untuk meminjam uang. Jangan kasih, Bu! Aku peringatkan jangan kasih! Nanti dia tuman!” bisik Dennis provokatif. Sayangnya, suara itu lebih mirip celetukan, daripada bisikan. Alma dengan jelas sekali dapat mendengarkan apa yang Dennis sampaikan. Entahlah, apa motifnya lelaki yang hari ini tampak gagah dengan jaket panjang. Yang jelas, sorotnya yang menghakimi Alma, membuat Alma tahu diri bahwa lelaki ini memang sengaja agar kata-kata itu terdengar olehnya dan Adjie. “Hush, Dennis! Dia itu adikmu! Kenapa kamu begitu kasar padanya!”  Dennis mempoutkan bibirnya. Seolah menentang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN