Dihinakan Ibu Sendiri

1106 Kata

 “Lima juta, Ibu! Aku hanya butuh lima juta untuk membayar hutang Trisna. Kamu harus meminjamkan uang itu,” gerutu Alma di dalam mobil.  “Aku sudah hubungi semua temanku, dan mereka tak mau meminjami. Jadi, kumohon Ibu, please. Kamu harus membantuku!” Alma masih ngedumel dengan dirinya sendiri. “Apa uang itu banyak, Dinda!” tanya Adjie. Dia yang baru belajar uang-uang di kerajaan Alma a.ka. Adinda a.k.a Adek, terlalu banyak sebutan sayang Adjie untuknya. “Banyak! Bisa buat beli kerupuk sekamar!” gerutu Alma. “Gara-gara ka ....” Alma menghentikan lanjutan kata-katanya. Pelan-pelan, dia tidak ingin menyalahkan Adjie. Bisa jadi, ini memang hutang Agam yang ditinggalkannya, sementara Adjie ini ruh yang berbeda. Apalagi, ketika Adjie mengeluarkan ilmu peringan tubuh, yang Alma lihat dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN