"Maaa jangan buat keputusan aneh-aneh, Mama tahu jika Atikah saat ini mulai pendekatan lagi sama pacarnya, mereka baru mulai belajar dekat, dan Atikah bahagia tiap dapat kiriman apa aja dari cowoknya itu, aku ikut bahagia saat dia bisa tersenyum, dia baruuu aja bisa tersenyum, jangan mama bikin dia ngelamun lagi hanya karena tawaran Mama, coba tanya sama Gustav gimana sulitnya kami berusaha untuk kesembuhan Atikah, jadi jangan buat dia serba salah." Palupi mengembuskan napas dia mulai jengkel pada Putra. "Seandainya kau tak tergila-gila pada w***********g itu aku tak akan sibuk mencari penggantinya, seandainya kau tak selalu mengingatnya, aku tak akan bingung mencarikan istri untukmu, bangun dari mimpimu, ingat bagaimana kau dicampakkan dan dia hamil dengan laki-laki lain, kau tak sakit

