50

1004 Kata

"Dian! Jangan kau tutup pintu itu, aku tak mau kau aneh-aneh lagi, ingat aku sudah punya istri dan tidak akan melayani wanita manapun." Dian berusaha menutup pintu tapi bersamaan dengan itu Jefri juga masuk, ia menahan tangan Dian dan mengusapnya pelan. "Sudah aku bilang kan, jangan ganggu temanku, dia sudah punya istri." "Tapi saya yakin awalnya Pak Angkasa suka sama saya sebelum kenal wanita itu, kok sejak menikah Bapak jadi benci saya." Jefri tertawa lalu mengusap lengan Dian yang oleh Dian segera ia tarik tangannya. "Kau tahu Sayang, istri temanku ini memang pacarannya sejak lama, mereka sudah janjian nikah ya sejak lama, hanya ya karena satu dan lain hal baru aja terlaksana." "Nggak Bapak bohong, karena teman Pak Angkasa, Pak Jefri juga bohongi saya." "Sudahlah, keluar kalian b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN