"Bi, aku kok takut ya sama Tante Palupi." Atikah duduk di samping Bi Minah dan Bi Siti di samping dapur yang menghadap ke taman belakang. "Nggak papa Non, Bu Palupi baik kok, beliau memang keras tapi nggak jahat." Bi Siti yang ikut keluarga Putra sejak lama berusaha menenangkan Atikah. "Orang tua mana yang nggak mangkel, saat tahu anaknya ditinggal begitu saja, mereka pacaran lama kok moro-moro ditinggal dan nikah sama laki-laki lain dalam keadaan hamil duluan lagi mana sudah besar perutnya, artinya kan main belakang mereka, Tuan Putra diselingkuhi, ya jelas marahlah, setelah beberapa tahun berlalu kok muncul lagi dan alasannya tidak bahagia sama suaminya ya jelas ngamuk kalau saya jadi Bu Palupi, kenaken sanalah Non, kalo sudah males sama suaminya mau ke Tuan Putra lagi lah dulu gimana

