35

1017 Kata

"Rus, dengarkan aku." Fuadi menenangkan Ruslina yang masih menangis sambil mengusap bahu anaknya yang tertidur dengan lelap, bayi lucu itu tertidur tanpa tahu kegundahan ibunya. "Kau kan mengijinkan aku menikah lagi, ini wanita itu Rus, lalu kenapa kamu menangis?" "Mas menyuruh sopir kantor untuk menjemput aku agar ada aku dan Hana tinggal di sini, aku ikhlas Mas nikah lagi tapi bukan berarti kayak tadi seenaknya melakukan hubungan kayak gitu di depan mataku, aku wanita normal yang ngga kuat kalo lihat suami di depan mataku melakukan hal menjijikkan sama wanita lain, makanya Mas selalu betah di rumah wanita itu karena ia bisa melayani Mas kapan saja." Fuadi merengkuh bahu istrinya dan mencium kepala istrinya yang masih berbalut kerudung. "Aku mencintaimu Rus, tapi sejak awal kau punya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN