34

1021 Kata

Gustav dan Putra saling berpandangan saat Atikah duduk di depan mereka berdua, meremas kedua tangannya dan terlihat gelisah. "Ayo mau bicara apa, katanya mau ketemu sama aku dan Putra, gak usah sungkan dan malu kan kayak kakak sendiri udah." Putra menatap Atikah yang hanya tersenyum samar-samar. "Emmm ... aku kayaknya setuju saran Kak Gustav, meski sekali lagi mungkin nggak bisa normal kayak wanita yang lain." "Maksudnya? Apa nggak bisa yang satu itu?" Gustav menatap Atikah sedang Putra yang sudah tahu maksud Atikah langsung menepuk paha Gustav. "Gini Gus, ini Atikah mau ikut saran kita, dia mau nikah sama Angkasa, siapa tahu terapi ini berhasil mengatasi semua ketakutan dan traumanya tapi yang pasti dia belum bisa melakukan kewajibannya sebagai seorang istri kepada suami." Gustav men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN