"Ya Allaaah." Dira menutup wajahnya saat baru saja masuk kamar, ia melihat Putra yang baru keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk, Putra sempat kaget tapi ia berusaha bersikap wajar, ia tetap melangkah dengan santai menuju walk in kloset. Tak lama kemudian dia telah muncul dengan celana pendek dan kaus tipis lalu merebahkan badan. "Kamu kenapa? Sana ganti baju, ini sudah malam, gimana kondisi mama?" Dira yang masih salah tingkah terlihat gugup. Dira masih ingat bagaimana tubuh keren Putra yang masih menyisakan air, tonjolan otot ditubuhnya membuat Dira masih saja berusaha menghentikan detak jantungnya, baru kali ini Dira melihat tubuh Putra tanpa baju. "Ibu kuat nahan sakit, rekam medik yang di Jepang ibu bawa kan Pak, jadi tadi sempat bicara lama sama dokternya, nggak tahu ken

