143

1048 Kata

Satu slice red velvet ternyata tidak cukup, Oliv harus keluar lagi untuk membeli kue yang sama karena Puspa masih ingin memakannya sendirian dengan begitu lahap dan tanpa jeda sekadar untuk minum. Membuat Oliv yang semula ingin ikut makan, menjadi kenyang hanya dengan melihat Puspa makan. “Makan nasi juga dong, Kak,” ujar Oliv karena Puspa hanya makan kue itu padahal Puspa bilang, demi upaya aborsi itu dia telah berpuasa sejak pukul tiga diri hari. “Nanti, Liv,” jawab Puspa, bersamaan dengan dia berhasil menghabiskan slice kedua. “Masalah aku hamil, jangan bilang apa-apa dulu ke Mama kamu,” lanjut Puspa kemudian. “Iya,” jawab Oliv. “Ehm … terus, Kak Pus beneran nggak mau kasih tahu yang sebenarnya ke si b******k itu? Maksud aku, apa mungkin Kak Pus bisa menyembunyikan selamanya kalau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN