Bab 29

1200 Kata

Gibran yang sudah pulang kerja lebih awal pun langsung saja berganti baju. Dia tadi juga sempat membeli berbagai makanan ringan untuk sang mertua juga sang istri. Melihat bapak mertuanya duduk di ruang tamu sendirian, Gibran mengedarkan pandangan ke arah lain. Dimana keberadaan Aira yang tak terlihat batang hidungnya itu. Dia pun memutuskan menghampiri bapak mertuanya guna menanyakan perihal keberadaan sang istri. "Aira sama ibumu belanja," jawabnya. "Naik apa Pak?" "Mobil." "Apa, Aira mengemudikan mobil sendiri?" Bapak mertua mengangguk membuat Gibran mengacak rambutnya dengan kasar. Ponselnya mati sedari tadi. Dia coba mengecek, dan ada pesan dari sang istri. Katanya banyak kebutuhan yang habis dan belum sempat berbelanja sehingga mumpung ada ibu makanya menyempatkan untuk belanja b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN