Kenan terlihat bercermin dengan sesekali merapihkan rambut dan dasinya. Hari ini harus tampil dengan rapih. Seseorang yang akan di temuinya bukan orang biasa. "Leon? Bukannya itu pengusaha besar ya mas?" tanya Kara yang tengah melipat pakaian. Kenan mengangguk."Iyah dek, dia udah lama abaiin perusahaan mas, tapi karena keberhasilan mas waktu itu kayaknya buat dia tertarik buat kerjasama sama perusahaan mas.." "Bagus deh mas, semoga berhasil ya.." Kenan mengangguk seraya menghampiri Kara lalu mengecup keningnya gemas."Makasih sayangnya mas.." *** Keara merapihkan rambutnya lalu menghampiri Abi yang tengah sibuk dengan tabnya. "Mau berangkat sekarang?" tanya Keara seraya duduk di samping Abi yang mendongkak sekilas ke arahnya. "Hm, baca naskahnya sih siang tapi kita keluar s

