33

1086 Kata

     Dion memeluk Melodi dengan gemas lalu kembali sibuk dengan ponselnya. Melodi yang kesal dengan kelakuan Dion hanya bisa menatapnya tajam. "Keluar nanti matanya.." singgung Dion tanpa mengalihkan tatapannya dari ponsel. Melodi mendelik tanpa membalas, lebih baik dia mencari udara segar. Di turunkannya kaca jendela mobilnya lalu melahap rakus udara yang masuk. Setelah hujan aromanya memang selalu beda, Melodi suka. Melodi menatap langit, sepertinya harapan bermain layangan hari ini akan tidak bisa. "Liatin apa?" tanya Dion tepat di telinga Melodi. Melodi sontak kaget lalu mendorong Dion yang terlalu dekat itu. "Jauh - jauh!" amuk Melodi. Dion mengacak gemas rambut Melodi lalu mencubit hidungnya. "Layangan gue sita!" Melodi hendak marah namun suara Dion membuatnya urung. "Lo h

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN