54

1139 Kata

     Rafa menghela nafas, tangannya yang memegang pulpen kini berganti meraih ponselnya yang kembali bergetar dengan nama yang sama. "Hallo sayang.." sapa Rafa yang mungkin kesepuluh kali hari ini. "Kamu pulang kapan?" tanya Biya di sebrang sana. "Aku beresin dulu data ya sayang, mungkin eum.." Rafa menatap jam dinding."kayaknya sih aku pulang jam tujuh malem sayang.." lanjutnya. "Ga bisa jam enam ya?" tanya Biya terdengar murung bahkan terdengar seperti mau menangis. Rafa menghela nafas pelan, sudah hampir sebulan Biya seperti ini. Manja dan banyak maunya. Rafa maklum. "Iyah, aku usahain ya.." "Beneran ya, aku tunggu.." riang Biya yang mengundang senyum Rafa merekah indah. *** Rafa terlihat lesu, data sudah beres dan waktunya 5 menit lagi menuju jam 7 malam. Rafa sontak bergegas,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN