ITU URUSANKU

1626 Kata

"Buka mulutmu dan jangan banyak pertanyaan lagi!" Bukannya menjawab Reiko yang tadi matanya menatap ke arah mangkuk ini justru sudah menyiapkan satu suapan lagi untuk masuk ke dalam mulut Aida. Membuat Aida tentu saja mencibir padanya sebelum membuka mulut. "Dia yang buat peraturan, dia sendiri yang cerita-cerita," protes Aida sambil mengunyah makanannya. Aida tahu kalau lagi makan tidak boleh sambil ngomong. Tapi sangking gemasnya ya sudah, dirinya mengoceh saja. "Tapi kalau kamu sampai mengadu macam-macam pada dokter Silvy awas kamu ya!" tegas Reiko yang kini menaruh sendok lagi ke mangkuknya. Dia tidak memperhatikan Aida dengan pandangan yang berlebihan. Hanya sekedar menyuapi saja, mata mereka bertautan itu pun sekejap. "Justru kalau Bapak kasih tahu kedua dokter itu bisa-bisa m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN