Promise me

1205 Kata

Perjanjian sudah ditandangani, Faris lega. Kini dirinya bisa tersenyum bahagia. Ah, iya, dia sampai melaminating  surat tersebut. Ia juga membelikan pigura, ia pajang surat itu di depan tempat tidurnya bersama Hansa, bukan apa-apa, cuma takut rusak. Dan juga itu seperti peringatan. Agar setiap mau tidur dan bangun tidur, Hansa bisa membacanya dan terus mengingatnya. Mau tahu isi suratnya? Kepo, lu. Biar saja Faris dan Hansa yang tahu, itu rahasia perusahaan. "Selesai," Faris sudah menolak tawaran Ratna, sebenarnya Ratna marah, ingin memaksa Faeis tapi Faris memberi pengertian yang membuat Ratna berpikir. Dan Faris bisa mengendalikan Ratna. Dan kesepakatannya, Ratna mau untuk datang setiap minggu ke apartemen. Hansa tenang, Ratna tenang dan dirinya tenang. Tidak akan lagi ada perang d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN