"Kak Safir ngapain disini?" tanya Ruby membuka lebar pintu. Safir buru-buru meletakkan foto Intan di atas nakas. "Ruby, Aahhh kakak cuma—" "Kangen kak Intan?" Ruby menyela ucapan Safir, menutup pintu di belakangnya. "Ah, By maaf ..." Safir tidak punya jawaban untuk pertanyaan Ruby. "Nggak apa-apa, kak. Ruby nggak cemburu." Ruby melebarkan senyum. Meraih foto di nakas lalu duduk di atas ranjang tepat di samping Safir. "Kak Intan cantik, ya?" tanya Ruby memuji kecantikan Intan dalam foto Safir menelan salivanya, wajahnya sudah pucat. "iya, sama sepertimu." kata Safir. Ruby mencebik, "cantikan mana? Ruby apa kak Intan?" tanya Ruby. Safir mengusap belakang lehernya, "K-kenapa bertanya, By." "Mau tau aja." "Kalian sama cantiknya," "Huff, Ruby nggak akan marah kalau kak Safir

