Mobil yang dikendarai Safir memasuki halaman rumah. Ruby dan Kristal sudah menanti di depan pintu rumah. Amber keluar dari mobil. Ia sangat merindukan cucunya. Berlari kecil menghampiri Ruby yang sedang mengendong Kristal. "Cucu Omah ...." Amber mengambil Kristal dari tangan Ruby. Mencium pipi Kristal berkali-kali. "Uuh, sudah besar nih." katanya menggelitik perut Kristal. "Dan Kristal sudah jalan, Ma," kata Ruby. Amber melebarkan mata."Sungguh?" Tanyanya dengan nada tidak percaya. "Jadi kau sudah jalan sayang? Ah, Omah melewatkan momen itu. Siapa yang melihat duluan?" tanya Amber. "Ruby." "Beruntungnya dirimu sayang." Amber kembali menciumi pipi Kristal. "Bagaimana kabarmu, Ruby?" "Baik Ma." Ruby mengambil tangan Amber lalu mencium punggung tangan mertuanya itu dengan sopan. "

