Aku bagai ranting kayu yang semakin rapuh di hantam badai mu. Tapi,aku akan tetap menunggu mu datang untuk melihatku, mendekap ku kembali mencintaiku Tak terasa sudah malam, langit mengelap dengan butiran bintang yang tak terlalu banyak. Terdiam cukup lama dengan segelas kopi yang menjadi pantangan nya, setelah satu harian bersama Carel, Cleyrin mempunyai binar di matanya. Si tampan sudah berjanji akan selalu membawa Cleyrin kemana saja Cleyrin mau di sisa waktu mereka. Tetapi, Cleyrin melihat dari sisi yang berbeda. Bagi Carel adalah sisa waktu untuk bisa saling memandang tanpa jarak sebelum kembali menuntut ilmu ke negeri orang sedangkan bagi Cleyrin sederhana, tentang sisa waktu yang tidak bisa mereka pungkiri mengenai universe yang berbeda. "Setelah seharian penuh bersama Carel, har

