Hari pun sudah berganti malam. Yasmin sedang berada di kamar anak-anaknya untuk membacakan dongeng hingga tertidur. "Eh, Nak ... Umi mau nanya dong," kata Yasmin, buka suara usai menamatkan satu cerita. Nabila dan Naira kompak menatap sang ibunda, dengan rasa kantuk yang sudah mendera. "Nanya apa, Mi?" tanya Nabila, masih bisa membuka mata. Sementara Naira masih berat membukanya. "Soal Tante yang ngobrol sama Abi sore tadi. Itu dari komplek sini bukan?" Ia sengaja bertanya, sebenarnya curiga dan juga masih penasaran siapa wanita yang dimaksud anak-anaknya sepulang bersepeda tadi. "Bukan, dia nggak pakai kerudung," sela Naira, masih ingat jelas wajah perempuan tadi. Yasmin menerka-nerka, siapa wanita itu. "Cantikan mana Umi sama dia?" Bukan maksudnya Yasmin narsistik. Akhir-akhir ini

