Di dalam kamar miliknya, Yasmin duduk termenung menatap keluar jendela dengan pikiran kosong. Benaknya masih menyimpan banyak tanya, soal pria yang sudah berbuat jahat padanya. Yasmin menggelar sajadah dan menunaikan sholat sunnah dhuha. Rencananya, pagi ini Yasmin akan mencari tahu sendiri ke apartemen. Tak lupa ia panjatkan doa pada Sang Pencipta, agar dimudahkan segala urusannya. Yasmin berpamitan, pada kedua orang tuanya. "Kamu teh mau ke mana Neng pagi-pagi gini udah rapih?" tanya Hj. Nur. Menelisik penampilan Yasmin yang sudah rapih dengan balutan pakaian syar'inya. "Umi, Abi ... Yasmin izin keluar sebentar, ya. Mau nyari angin. Suntuk banget di rumah," ucap Yasmin. Sengaja tak memberitahu tujuan dia keluar, takut mereka tidak akan mengizinkan. "Mau Abi temani? Emangnya kamu ng

