Sepulang dari perjalanan jauh, Ashraf menjalankan mobil miliknya ke rumah mertuanya. Untuk menjemput dan melihat keadaan Yasmin. Dia khawatir, selama tiga hari ini Yasmin tidak mengangkat panggilannya. Saat mereka turun, rupanya ada mobil terparkir di pekarangan. Mobil milik Azrina, pasti ibu dan kakaknya ada di sini. Gegas Ashraf masuk ke dalam. "Yasmin baik-baik saja, Bu?" tanya Ashraf usai bersalaman pada Hj. Nur. Hj. Nur sudah bisa berjalan meski harus dipapah. Wanita paruh baya tersebut mengangguk. "Insyaallah, dia sedang ada di kamarnya." Tanpa pikir panjang, Ashraf melenggang masuk ke dalam kamar Yasmin. Membiarkan anggota keluarga bicara di ruangan tamu. Di kamar bernuansa putih itu, terlihat Yasmin sedang berbaring sambil membelakangi. "Tiga hari sulit dihubungi, kamu ke ma

