Selama Yasmin berada di kediaman orang tuanya, selama itu juga Ashraf dan Sania tengah menikmati kebersamaannya dengan berbulan madu berdua keluar kota. Tanpa memikirkan Yasmin yang tengah lara, berusaha menghibur hatinya ditempat ini. Dering ponsel berdering berkali-kali, menandakan ada telpon masuk. Namun sengaja, Yasmin tak mengacuhkannya. Karena ia tahu jika Ashraf yang menelpon. "Apa gunanya kamu menelponku, Mas? Apakah kamu ingin memberitahu bahagiamu di atas penderitaanku? Sungguh, itu tak perlu," molonognya pada diri sendiri, menatapi hamparan rumput hijau di halaman rumahnya. Haji. Usman baru saja pulang mengajar. Di usianya yang tak lagi muda, dia masih mengajar di sebuah madrasah tak jauh dari rumahnya. Dia ingin memaanfaatkan waktu di masa tua, berbagai ilmu yang ia tahu s

