“Kamu bisa jelaskan ini?” Ceria menatap wajah Sisy yang mulai berubah. Sisy terlihat sedang mencoba mengendalikan dirinya. “Usia kehamilan kamu baru sekitar tujuh minggu ketika diperiksa, itu artinya kalian harus melakukan itu pada minggu di mana suami saya sedang dirawat,” ucap Ceria. Wajah Bagja terlihat sedikit lega, sementara Sisy masih terdiam dan menatap hasil USG yang dilemparkan padanya. “Itu saja tidak bisa membuktikan apa pun, bisa saja itu adalah karangan Mbak Ceria sendiri dengan mengada-ada. Dari mana Mbak bisa tau usia kehamilanku?” Wanita itu masih mencoba menyangkal. “Dari mana saya tahu?” Ceria tersenyum meremehkan. Sisy menatapnya penuh kekesalan. “Dari mana saya tahu, itu tidak penting, tapi data ini valid, jadi bayi itu bukan anak dari suami saya,” ucap Ceria lag

