"Selamat tahun baru, Sayang. Semoga cinta kita akan selalu bertambah seperti hitungan tahun yang tak pernah berkurang.” Bagja berbisik sambil tetap mengemudi. Sementara Ceria yang sedang memeluk Anggaru hanya membalasnya dengan senyuman. Mereka tiba di rumah sudah dini hari. Bagja membopong Iren yang sudah terlelap. Sementara itu, Ceria memangku Anggaru. Kini rumah mereka sudah di renovasi. Semua kamar tidur pindah ke lantai dua. Ada tiga kamar tidur di sana. Sementara satu ruangan bawah di rombak menjadi garasi. Namun masih menyisakkan satu kamar tidur. Kamar yang di peruntukkan untuk kamar tidur tamu. Bagja menidurkan Iren di kamarnya. Begitupun Ceria membawa Anggaru dan menidurkan di kamarnya. Setelah itu Ceria langsung menuju kamar untuk mengganti pakaian. Bagja terlihat sedang bers
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


