Malam ini, anggota keluarga Damian merayakan pertunangan resmi antara Leon dan Shierly. Sebenarnya, rencana lamaran sudah disiapkan Leon sebulan lalu namun masih belum tahu tempat yang pas untuk melamar gadis pujaannya itu. Pada saat Shierly mengatakan mereka akan liburan ke Bandung dan menginap di salah satu vila milik keluarag Brahm, maka ide untuk melamar Shierly di sana muncul. Leon menghubungi Brahm beberapa hari sebelumnya setelah menerima ajakan Shierly berlibur. “Brahm, ehm gua tahu ini bukan waktu yang tepat. Cuma sebagai sahabat gua boleh minta tolong sesuatu sama loe? Ini menyangkut masa depan gua.” “Kenapa, Le?” “Pas liburan di vila nanti, gua mau ehm, gua berniat buat melamar Shierly.” Suara gugup Leon diikuti dengan tingkah anehnya membuat Brahm berdecih. “Akhirnya loe

