Menghibur Pak Andro-3

2212 Kata

“Wa’alaikumsalam.” Dengan menahan kantuk, aku membuka pintu mobil kemudian menutupnya pelan. “Hei!” “I-ya.” Aku berbalik dan menghadap ke arah mobil yang kini kacanya sengaja diturunkan oleh Pak Andro. Aku mendekat ke mobil lagi kemudian sedikit membungkuk. “Kenapa, Pak?” Pak Andro hanya diam dan menatapku tajam. Aku sendiri masih dengan posisi sedikit membungkuk. Cukup lama aku menunggu namun Pak Andro sama sekali tak bersuara. “P—” “Udah sana masuk!” Lalu mobil melaju begitu saja. Aku dibuat melongo dengan tingkah Pak Manajer. Sungguh aneh. Aku hanya bisa geleng-geleng kepala dan memutuskan segera masuk ke kost-an. ***** Dianggap Pelakor “Astaghfirullah. Aryo! Apa-apaan sih?!” Aku membentak Aryo sekaligus menarik paksa tanganku yang tiba-tiba dia cengkeram kemudian dia tarik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN