Menghibur Pak Andro-4

1908 Kata

“Wow bahagianya, makasih Pak.” “Egar! Kamu niat kerja apa nyari bini kedua? Cepat masuk! Gak pakai lama,” teriakan dari dalam ruangan menghentikan aksi goda menggoda antara diriku dan Pak Egar. Kami lalu tersenyum penuh arti. “Duh, kayaknya bosku perlu dikasih vitamin deh. Sensi betul dia.” “Bukan vitamin, Pak. Tapi ‘kawin’.” “Hahaha.” Kami tergelak bersamaan. “Kania! Saya dengar kamu ngomong apa?” teriak dari dalam lagi. Aku menutup mulut lalu dengan gerakan bibir pamit pada Pak Egar. Pak Egar hanya mengangguk sambil mengedip nakal. Ah iya, jangan kalian mikir yang aneh-aneh ya? Aku sama Pak Egar itu prend alias teman, gak ada hubungan lain apalagi selingkuh. Gak mungkinlah aku nyelingkuhi Pak Egar. Dia bukan tipeku. Soalnya Pak Egar sebelas dua belas persis kayak aku dalam hal keg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN