Sky menyentuh lebam di tulang pipi Julian. Terkejut saat Julian meringis, Sky segera menarik tangannya kembali. "Julian kenapa? Ini..." Sky menunjuk lebam Julian yang masih nampak baru takut-takut. "Sakit ya?" tanyanya sambil mengerjap mengamati lebam yang membuat wajah tampan Julian ternoda. Julian kembali meringis. Edo sialan! maki Julian dalam hati. Ia tidak menyangka kalau bocah yang terlihat manja itu ternyata jago berkelahi. Wajahnya menjadi nyaris tak berbentuk tadi sebelum dibersihkan. Julian masih ingin memaki Edo lagi, tetapi diurungkan. Sakit seperti ini mungkin saja ia bisa bermanja dengan gadisnya. "Sakit banget, baby," ringis Julian dengan wajah mengerut. Kali ini ia tidak berbohong. Bukan hanya wajahnya yang sakit, seluruh tubuhnya juga. "CK ck ck kasian Julian." Sky me

