Part 25. Show Window Couples

1892 Kata

Tanpa sadar, tangan Sachi jadi mendorong Akira sampai pria itu merebahkan setengah badan ke kasur ditambah tautan bibir mereka yang tidak terlepas. Tubuh Sachi kini ada di atas Akira. Dan kakinya diantara tungkai si pria. Akira bukanlah orang awam untuk hal seperti ini. Dia sangat pengalaman dan sangat panas. Tidak perlu meragukannya, hanya dengan melihat sorotan mata tajam, hembusan nafas juga suaranya yang berat sudah merupakan perpaduan untuk seorang pria panas dan liar kala di ranjang. Siapapun wanita yang jadi patnernya. Pasti akan tergila-gila dengannya. Pun tangannya meraba, masuk lewat ujung baju dan beralih ke pinggul mulus itu. Sachi merasa ada sentuhan aneh menelurusi lekuk pinggul. Tapi sialnya, Akira tidak ingin melepaskan ciuman. "Emh. Mh!" Mata Sachi terpejam erat. Di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN