Kami berdua akhirnya memasuki ruangan tersebut. Dengan dituntun oleh Halsey sebagai pemandu kami aku dan Hellen langsung terperangah takjub melihat isi di dalamnya. Semua alat terlihat begitu canggih, bahkan lebih canggih dari apa yang kulihat di luar sana. Beberapa tabung cairan yang pernah kulihat seperti di rumah professor Robert juga beberapa ada di sana aku dan Hellen saling menoleh ke sana dan kemari sembari mengikuti langkah kaki Halsey bergerak. Hingga kemudian kami akhirnya berhenti di tempat. Aku dan Hellen saling pandang satu sama lain dengan wajah bingung mengenai alasan Halsey membawa kami berdua ke tempat ini. Pasalnya tempat yang kami masuki ini merupakan sebuah ruangan lain yang terlihat terasingkan dari bagian lain. Sepi dan cukup luas. “Halsey?” panggilku p

